Soalan Untuk Sekumpulan Kiyayi

Saya ingin bertanya kepada mereka – para Ulama yang punya gelar Guru Mursyid [Mursyidul Am : sebuah istilah sufi] dan Pak Presiden sebuah perikatan Islam.

Pertama:

Antara Kekafiran seorang manusia yang berjuang untuk menegakkan Agama Demokrasi dan juga si kafir ini menentang Agama Allah secara jelas, serta kumpulannya juga sedemikian.

Dengan Seorang Amir negara yang Muslim, bersolat Jumaat dan nyata dia mahukan Islam [tetapi mungkin dia tak berupaya untuk menegakkan keseluruhan ajaran Islam pada dirinya, keluarganya dan juga negaranya].

Maka antara kedua manusia ini, manakah kezaliman yang paling besar dan marabahaya yang paling bahaya?

Kedua:

Kenapa kita sering melihat kaum Muslimin yang inginkan Islam itu selalu menunjuk-rasa dijalanan atau juga di koran [press – akhbar] tentang kejahatan Penguasa Muslim.

Tetapi kita tidak pernah mendengar sebarang seruan Laa Illahaillallah kepada Teman kalian yang Kafir. Apakah Kalian telah memberi mereka kitab, memperdengarkan ayat Allah, berdemontrasi agar mereka memelok islam dan meninggalkan kekafiran, atau kalian lukis karikaur mereka yang kafir dalam akhbar kalian?

Justeru mengapa kalian berdiam diri, atau tindakan kalian tidak sama seperti menghadapi seorang muslim?

Ketiga:

Kenapa kita sering melihat ahli kumpulan kalian masih mengunjungi para manusia suparnutural untuk berobat, dan juga mengapa dikawasan kalian masih labi banyak manusia berbuat kesyirikan?

Apakah kalian tidak punya masa untuk menyebarkan aqidah shihah kepada ahli kariah kalian tetapi kalian punya banyak waktu untuk menggiring mereka  untuk menentang Amir dan menjatuhkan penguasa muslim?

Saya minta kalian buktikan bahawa kalian memperjuangkan aqidah, dengan menghapuskan keseluruh gambar yang tergantung di Pulau Pinang dan Kedah; sebuah gambar Sultan yang diimani bisa mendatangkan rezeki dan punya daulat!

Malah ketika Arwah mantan Presiden yang di Pendang pun sehingga beliau wafat, kampungnya masih menggantungi gambar ini!

Justeru:

Antara Aqidah dan Syirik, dengan khalifah dan Pemerintah, manakah yang lebih utama diperjuangkan?

Kesimpulan:

Seandainya kalian jujur menjawab dan kalian introspeksi [muhasabah] diri, maka kalian akan sadar bahawa kalian ini telah tergelincir dari Millah Muhammad.

Harus berlari untuk kembali, kerna jamaah kalian ibarat panah yang telas laju dari busur, makin lama makin mensarar jauh, lagi jauh sehinggalah nanti kalian tidak akan kembali.

Label: , , ,

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s


%d bloggers like this: